Tampilkan postingan dengan label Drink. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Drink. Tampilkan semua postingan

Senin, 22 Agustus 2011

ES GOYOBOD


Ini hidangan pembuka saat ifthor yang saya buat beberapa hari yang lalu.
Es goyobod, namanya 'sunpis' alias sunda pisan, hehee...
Buat yang orang Sunda, terutama yang tinggal di daerah Bandung, Garut dan sekitarnya tentu tidak asing lagi dengan minuman segar yang satu ini.

Goyobod sendiri adalah sebutan untuk pudding hunkwe atau pudding aci/sagu yang digunakan sebagai bahan utama dari es ini.
Klo resep kuno katanya menggunakan pudding dari tepung aci/sagu/kanji, tapi sekarang lebih banyak dibuat dari hunkwe.

Variasi es goyobod ini macam-macam. Ada yang menggunakan air gula putih, air gula aren, atau sirup merah. Isian pelengkapnya pun macam-macam, ada yang hanya dipadukan dengan kelapa muda saja, ada yang diberi alpukat, pacar cina, nangka, roti tawar, dll.
Tapi yang sama ya tentu memakai goyobodnya itu sendiri, yaitu pudding hunkwe atau pudding aci yang dipotong-potong kotak.

Yang saya buat versi sederhananya saja, hanya memakai kelapa muda. Air gula saya ganti dengan sirup merah cocopandan.

Es Goyobod
by Ricke Bunda Nadhifa

Bahan goyobod:
100 gram tepung hunkwe
600 ml santan encer
3 sdm gula pasir (biar gak hambar aja rasanya)
1 sdt pasta pandan
1/2 sdt garam

Bahan kuah:
200 ml santan sedang
1 lembar daun pandan, sobek-sobek
1/4 sdt garam

Pelengkap:
Kelapa muda, keruk memanjang dagingnya
Es batu, hancurkan
Sirup merah cocopandan
Susu kental manis

Cara membuat:
1. Goyobod: Larutkan tepung hunkwe dengan 200 ml santan. Sisihkan. Panaskan sisa santan yg 400 ml bersama gula pasir, pasta pandan dan garam sambil diaduk-adk hingga mendidih pertama kali. Kecilkan api, masukkan larutan hunkwe, aduk-aduk dengan cepat hingga mengental dan meletup-letup Jaga jangan sampai bergerindil. Matikan api. Masukkan ke dalam loyang/wadah. Bekukan. Potong-potong kotak.
2. Kuah: Masak santan, daun pandan dan garam hingga mendidih. Dinginkan.
3. Penyajian: Tata dalam gelas saji pudding hunkwe (goyobod) dan kelapa muda. Beri es batu secukupnya. Beri santan, sirup merah cocopandan dan susu kental manis sesuai selera. Sajikan.

Mohon maaf fotonya buram, soalnya ini motretnya sudah menjelang magrib jadi udah gak ada cahaya mataharinya.

Selamat mencoba :)

Selasa, 07 September 2010

ES JELLY CERIA ^_^



Kenapa dinamain ceria?? Karena warna warninya ceria. Karena dibikinnya juga dengan ceria. Karena gampang jadi bikin ceria. Halah! Maksa deh alasannya ^o^

Asli ini adalah es yg gampang banget deh bikinnya. Selalu bikin es ini kalo lagi males bikin yang ribet, heheheee... Bahannya dari jelly instant (Nutrijell) dengan rasa terserah Anda sesuai selera aja deh. Ini aku tadi bikin pake yang warna orange rasa mangga.

Bahan:
1 bungkus jelly instant (Nutrijell), rasa sesuai selera
500 ml air (di kemasan tertulis 700 ml air, tapi biar jellynya lebih kokoh aku kurangi jadi 500 ml aja)
120 gram gula pasir
Sirup leci, campur dengan air sesuai instruksi pada kemasan
Jelly mutiara siap pakai
Biji selasih siap pakai (aku pakai yang kering, direndam dulu sebentar dalam air)

Cara membuat:
1. Campur jelly instant, gula pasir dan air. Didihkan. Angkat. Tuang ke cetakan. Bekukan. Potong-potong atau cetak dg cookies cutter klo mau bentuk yg lucu-lucu (aku tadi dicetak bentuk bunga, tapi ga kelihatan ya di gelasnya, hihihiiii...)
2. Taruh jelly dalam gelas, beri jelly mutiara dan biji selasih. Beri sirup leci dan es batu secukupnya. Siap disajikan. Sluurrrpppp.... ;)

Senin, 06 September 2010

ES PISANG IJO



Es pisang ijo ini terkenal sebagai dessert atau jajanan khas kota Daeng Makassar, Sulawesi Selatan. Sebelumnya pernah bikin juga tapi bahan dasar kulitnya dari tepung beras seperti kebanyakan resep yang beredar di internet. Setelah berkonsultasi (caileee...) dengan Bunda Andi Citra Dewi yang sering membuat es pisang ijo ini, ternyata beliau menggunakan tepung terigu, bukan tepung beras. Adonannya pun diberi sedikit mentega (mungkin tujuannya agar adonan cepat kalis dan tidak lengket, juga jadi empuk). Beliau juga bilang untuk sausnya beliau menggunakan tepung custard, wooww special banget pasti rasanya. Tepung custard adalah tepung untuk membuat vla, rasanya enak banget, sering juga dipakai untuk klappertaart. Tapi berhubung sayang untuk membuka kaleng kemasan tepung custard yang belum dipakai, akhirnya saya hanya memakai maizena saja, heheheee... Selain maizena bisa juga pakai tepung beras.

Kemarin sempat ngerumpi dengan Mba Asmara Dewi dan Mba Diah Raki soal es pisang ijo ini. Mba Asmara sudah duluan bikin untuk menu buka puasa dengan kulit versi tepung beras, nah kali ini saya buat dengan versi tepung terigu. Untuk Bunda Citra Dewi, terimakasih atas arahannya ya... Walaupun versi saya ini takarannya hanya berdasarkan feeling saja, karena ga sempat tanya sampai ke takaran bahan ^_^

Bahan pisang ijo:
5 buah pisang raja, kukus, kupas (saya tidak dikukus dulu coz pisangnya sudah matang banget)
125 gram tepung terigu serba guna (protein sedang)
300 ml santan kental (aku pakai Kara 200 ml ditambah air 100 ml)
1/2 sdt air kapur sirih
1/4 sdt garam
2 sdm gula pasir
1 sdt pasta pandan
2 tetes pewarna hijau (optional)
*kalau ada daun suji pewarnanya bisa diskip dan diganti air daun suji yang dicampur air daun pandan
1 sdm mentega
5 lembar plastik bening, belah 2 melebar

Saus/Vla Santan:
400 ml santan kental
1 lembar daun pandan, sobek-sobek
1/4 sdt garam
1/4 sdt vanili bubuk
2 sdm gula pasir (ga pake juga ga apa-apa, jadi vlanya hanya gurih saja)
3 sdm tepung maizena, larutkan dengan 4 sdm air

Pelengkap:
Es batu, hancurkan agak halus
Sirup merah (aslinya pakai sirup merah DHT khas Makassar, tapi saya ga punya jadi pakai sirup cocopandan)
Susu kental manis

Cara membuat:
Pisang ijo:
1. Dalam mangkuk campur santan, air kapur sirih, garam, gula pasir, pasta pandan dan pewarna hijau. Aduk rata. Sisihkan.
2. Tempatkan tepung terigu pada panci, masukkan larutan santan sedikit demi sedikit sambil diaduk rata dan tidak menggumpal. Kemudian masak di atas api kecil sambil diaduk-aduk, masukkan mentega. Aduk rata hingga mentega larut. Aduk terus hingga adonan licin dan tidak lengket di panci. Angkat. Biarkan agak hangat.
3. Ambil selembar plastik, oles sedikit minyak goreng. Ambil sekitar 3 sendok makan adonan, pipihkan, beri pisang, gulung sambil dipadatkan. Bentuk menyerupai pisang utuh. Bungkus padat dengan plastik.*
Lakukan sampai habis. Kukus selama kurang lebih 20 menit. Angkat. Buka plastiknya. Dinginkan.

Saus/Vla santan:
Campur santan, garam, vanili bubuk, gula pasir dan daun pandan. Masak sambil diaduk-aduk sampai mendidih. Masukkan larutan maizena. Aduk rata hingga mengental dan meletup-letup. Angkat. Dinginkan.

Penyajian:
Taruh pisang ijo dalam piring/mangkuk saji. Potong-potong. Beri es batu yang banyaaaakkkkk... :D
Beri saus/vla santan. Beri sirup merah dan susu kental manis. Sajikan dengan penuh CINTA, heheheee.... ^_^

*Saya membungkus pisang ijo dengan plastik agar adonan tidak mengembang saat dikukus yang biasanya akan membuat kulit menjadi pecah. Bisa juga dibungkus dengan daun pisang.
Tapi jika waktu pengukusan pas, ga dibungkus juga ga apa-apa, semoga tidak mengembang dan pecah. Maklum diriku belum berpengalaman ;)

ES LODER/ES BUBUR JODO/ES BUBUR SUMSUM



Di Bogor disebut es loder, klo di Cilegon disebut es bubur jodo, ada juga yg bilang es bubur sumsum, atau malah es dawet walaupun berbeda dengan dawet ayu khas jawa. Yang pasti skarang sepertinya sudah jarang sekali yang jual. Dulu waktu masih sekolah, sering banget beli es ini klo ada yang lewat depan rumah, hihihiii...

Ini ta'jil berbuka kemarin, tadinya mau bikin es bubur mutiara aja. Eh ngobrol sama Teh Diah Raki ngomongin es ini, jadi aja pengen bikin, hehee... Kebetulan masih punya stok tepung hunkwe. Rasanya lumayan mirip lah, cuma sepertinya yang dijual di abang-abang itu racikan puding hunkwenya pakai kapur sirih dan lebih lembut. Aku kemarin bikinnya cuma tepung hunkwe, air dan sedikit pewarna hijau, jadinya lebih kenyal.

Es Loder/Es Bubur Jodo/Es Bubur Sumsum
by Ricke 'Bunda Nadhifa'

Bahan:
Puding hunkwe:
1 bungkus tepung hunkwe (100 gram)
700 ml air
2-3 tetes pewarna hijau

Bahan saus santan:
300 ml santan (aku bikin dari 200 ml santan kental instant dan 100 ml air)
1/4 sdt garam
1 lembar daun pandan, sobek-sobek
1 sdt tepung maizena, larutkan dengan 1 sdm air

Bahan saus gula merah:
100 gram gula merah
100 gram gula pasir
300 ml air
1 sdt maizena, larutkan dengan 1 sdm air

Bahan mutiara:
50 gram sagu mutiara

Bahan candil:
100 gram tepung ketan
15 gram tepung sagu
Sejumput garam (sedikiiit aja)
1 sdt air kapur sirih
100 ml air hangat

Pelengkap:
Es batu

Cara membuat:
1. Puding hunkwe: Larutkan tepung hunkwe dengan 200 ml air. Sisihkan. Campur 500 ml air dan pewarna hijau, masak sampai mendidih. Masukkan larutan hunkwe, aduk-aduk sampai mengental dan meletup-letup. Angkat, tuang ke wadah, biarkan dingin dan membeku.
2. Saus gula merah: Masak air, gula merah, gula pasir sampai mendidih dan gula larut. Masukkan larutan maizena, aduk rata hingga agak kental. Angkat. Dinginkan.
3. Saus santan: Masak santan, garam dan daun pandan dengan api kecil sambil diaduk-aduk sampai mendidih. Masukkan larutan maizena, aduk sampai agak mengental. Angkat. Dinginkan.
4. Mutiara: Didihkan air secukupnya sampai merendam sagu mutiara. Masukkan sagu mutiara. Masak hingga sagu mutiara bening dan matang sempurna. Tidak perlu sering diaduk-aduk, nanti jadi hancur. Apabila belum bening tapi air sudah habis, tambahkan air dan didihkan kembali.
5. Candil: Campur tepung ketan, tepung sagu dan air kapur sirih. Masukkan air hangat sedikit demi sedikit sambil diuleni hingga kalis. Hentikan penambahan air bila adonan dirasa sudah cukup kalis dan bisa dipulung. Bentuk bola-bola sebesar kelereng. Didihkan air, masak candil ke dalam air mendidih hingga mengapung dan matang. Angkat, tiriskan. Masukkan dan rendam ke dalam saus gula merah agar warnanya mengkilat kecoklatan.

Penyajian:
Tata dalam mangkuk saji: Puding hunkwe hijau (sendoki jadi lembaran tipis-tipis), sagu mutiara, dan candil. Beri es batu secukupnya. Siram dengan saus santan dan saus gula merah.

Selamat mencoba! ^_^

Sabtu, 17 Juli 2010

ES RAMBUTAN IJO



Sebenernya ini resep jadi-jadian alias asal jadi, hehee... Berhubung di kota kami ini cuaca sedang panas banget dan bikin gerah. Jadi pengen bikin yg segar-segar, apalagi kemarin bikinnya pas weekend jadi lebih seru menyantapnya dg keluarga tercinta ^_^



Bahan:
- 1 kaleng buah rambutan kalengan (pakai yg segar juga bisa, tp skarang musimnya sudah lewat, hehee...), sisihkan airnya untuk kuah
- 1 bungkus cendol hijau, tiriskan airnya, cuci bersih
- 1 bungkus rumput laut hijau siap pakai
- 200-250 gram gula pasir
- 500 ml air
- Es batu secukupnya

Cara membuat:
- Masak air dan gula pasir sampai mendidih dan gula larut. Angkat.
- Masukkan air buah kalengan ke dalam air gula. Aduk rata. Biarkan sampai agak hangat.
- Masukkan rambutan, cendol, dan rumput laut. Aduk rata. Biarkan dingin.
- Sajikan dengan es batu.

*Untuk menambah kesegaran dapat ditambahkan perasan air jeruk nipis/lemon bila suka, bisa juga ditambahkan biji selasih.

Sluuurrrrpppp... ^_^